Ini Dia Bedanya Sistem Pendidikan di Amerika dengan Indonesia

Sistem pendidikan di Indonesia memang masih jauh dari sempurna. Kita kerap membandingkanya dengan sistem pendidikan di negara lain, salah satunya Amerika Serikat. Mungkin kita cukup familiar dengan sistem pendidikan di Amerika Serikat karena sering ada di media seperti film dan serial TV. Salah satu perbedaan yang paling menonjol adalah dari segi pakaian. Di Amerika Serikat, siswa ke sekolah dengan menggunakan baju bebas dan di Indonesia, siswa diwajibkan mengenakan seragam tertentu. Selain perbedaan tersebut, apa yang membuat sistem pendidikan di Amerika Serikat berbeda dengan di Indonesia?

Penyedia Pendidikan

Pendidikan di Amerika Serikat disediakan oleh sekolah negeri, swasta, dan rumah (homeschool). Pemerintah negara bagian menetapkan standar pendidikan secara keseluruhan. Untuk pendanaan, berasal dari pemerintah negara bagian, lokal, dan federal. Sekolah swasta umumnya bebas menentukan kurikulum mereka sendiri dengan akreditasi yang disediakan oleh otoritas akreditasi regional independen, namun beberapa peraturan negara masih berlaku untuk sekolah swasta.

Sedangkan pendidikan di Indonesia berada di bawah tanggung jawab Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag). Di Indonesia, semua warga negara harus menjalani wajib belajar dua belas tahun yang terdiri dari enam tahun di tingkat dasar dan tiga masing-masing di tingkat sekolah menengah dan atas. Sekolah-sekolah Islam berada di bawah tanggung jawab Kementerian Agama.

Pilihan

Di Amerika Serikat, siswa diperbolehkan untuk memilih mata pelajaran yang ingin diambil dan diperdalam. Sistemnya mirip dengan pendidikan tingkat universitas di Indonesia. Mereka juga menggunakan sistem nilai seperti IPK. Di Indonesia, siswa sudah dipaketkan mata pelajaran yang wajib diambil. Kemungkinan untuk memilih jurusan pun tidak terlalu besar. Penjurusan memang ada namun orangtua cenderung lebih mengambil alih pilihan tersebut dibandingkan siswa sendiri.

Bertanya

Saat ini, siswa di Indonesia masih cenderung merasa malu untuk bertanya di kelas. Orang Indonesia memiliki harga diri yang cukup tinggi dan bertanya membuat mereka takut dicap bodoh atau lamban oleh teman-teman di kelasnya. Pelajar di Indonesia lebih senang bertanya sendiri ke guru di luar jam pelajaran atau les di luar jam sekolah untuk membantu mereka belajar.

Berbeda dengan di Amerika Serikat, mereka cenderung lebih aktif di kelas sehingga seksi tanya-jawab berlangsung cukup ramai. Hal ini dapat meningkatkan komunikasi antara guru dengan murid. Membahas pendidikan, saat ini di Indonesia sudah ada beberapa fasilitas pendidikan online yang tersedia bagi kamu yang mau belajar namun tetap praktis dan fleksibel. Contohnya Ruangguru dan Cakap. Berbeda dengan ruangguru, Cakap hadir untuk memberikan edukasi akan bahasa asing dan budaya. Di Cakap, kamu bisa belajar bahasa asing dengan metode yang mudah. Kamu bisa belajar bahasa Inggris, bahasa Jepang, dan bahasa Mandarin.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *