4 Alasan Mengapa Unicorn di Indonesia akan Lebih Maju dari Negara Lain

Sejak debat calon presiden lalu, perusahaan unicorn menjadi buah bibir di tanah air. Namun, tak banyak yang tahu kalau Indonesia merupakan lahan tepat untuk perusahaan start-up. Besarnya pasar di Indonesia menjadikan start-up digital menjadi lebih maju dari yang lainnya dan berikut ada 4 alasan mengapa perusahaan start-up di Indonesia akan lebih maju dari negala lain:

Indonesia Memiliki Start-Up Unicorn Terbanyak Se-Asia Tenggara

Perusahaan start-up digital saat ini memang sedang berkembang. Untuk kawasan Asia Tenggara saja, jumlah perusahaan start-up digital dengan valuasi lebih dari USD1 miliar sudah cukup banyak, jumlahnya sekitar 6-7 perusahaan dan 4 di antaranya ada di Indonesia. Empat perusahaan tersebut adalah Tokopedia, Go-Jek, Traveloka, dan Bukalapak. Sisanya dari luar Indonesia.

Perusahaan Start-Up Unicorn Baru Akan Lahir di Indonesia

Indonesia memiliki perusahaan start-up unicorn yang lebih banyak dari negara-negara di Asia Tenggara lainnya, ini membuktikan bahwa pasar Indonesia memang begitu besar. Secara tidak langsung berarti Indonesia merupakan pasar penting untuk startup apapun yang ingin menjadi unicorn.

Pertumbuhan pesat perusahaan start-up digital khususnya di Indonesia, tidak lagi hanya dari sisi kuantitasnya tapi juga kualitasnya. Tidak dapat dipungkiri lagi kalau kualitas start-up digital di Indonesia memang sangat berpotensi untuk menjadi unicorn baru karena kebutuhan pasar.

Seperti misalnya Cakap, perusahaan EduTech yang kini sedang menjadi perhatian karena menjual pelayanan berupa belajar bahasa asing online (learn foreign language) ini memiliki pasar yang cukup besar mengingat kebutuhan masyarakat akan belajar bahasa asing.

Penting Bagi Indonesia

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pengarahan mengenai pentingnya perusahaan kelas unicorn bagi Indonesia. Menurutnya, unicorn adalh salah satu upaya bagi generasi muda untuk mengejar ketertinggalan dengan daya jual yang berbeda.

“Jadi saya mengharapkan bahwa generasi kedua ketiga bahkan dengan perspektif dari millenial. Dia bisa catch up (mengejar ketertinggalan) dengan daya jual yang berbeda, dengan kreativitas yang lebih update dari market yang sekarang,” ujar Menteri Sri Mulyani.

Strategi Lahirkan Unicorn Anyar oleh Pemerintah

Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyiapkan strategi untuk melahirkan lebih banyak unicorn di Indonesia. Beliau mengatakan bahwa untuk menciptakan unicorn baru, dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dan SDM tersebut dapat diraih dengan pendidikan tinggi.


“Kalau mengharapkan unicorn menjadi lebih banyak, kita bisa melahirkan seperti Gojek, Tokopedia, Traveloka, Bukalapak, mereka semua didirikan oleh anak Indonesia yang memiliki pendidikan tinggi,” lanjutnya.

Menurut beliau, strategi lain untuk mendorong semakin banyak lahirnya unicorn adalah dengan pembangunan infrastruktur teknologi digital pendukung di seluruh Indonesia. Dalam hal ini pemerintah baru saja membangun Palapa Ring di wilayah Indonesia bagian tengah.

You Might Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *