Membuat Kolam Untuk Jual Ikan Koi

Membuat Kolam Untuk Jual Ikan Koi

Membuat Kolam Untuk Jual Ikan Koi

Kebetulan saya memiliki sedikit bahan sisa untuk memperbaiki dapur rumah saya yang rusak. Jadi saya tinggal membeli kekurangan bahan untuk membuat kolam ikan koi saja. Karena masih amatir jadi saya membuat kolam ikan koi yang minimalis saja agar dapat menekan biaya yang dibutuhkan dalam memulai bisnis jual ikan koi rumahan saya. Saya dibantu oleh adik saya dan ayah saya. Berbekal semen, pasir, batu bata, batako dan bahan bahan yang lain yang diperlukan untuk membuat kolam ikan koi minimalis.

Tempat bekas kandang bebek dibelakang rumah saya gunakan untuk membangun kolam ikan koi saya. Sudah lama keluarga saya tidak memelihara bebek lagi karena beberapa tahun yang lalu saat virus flu burung melanda Indonesia bebek bebek yang dipelihara saya juga terkena penyakit ini. Syukur hanya unggas saja yang terserang belum sampai mengenai anggota keluarga saya. Kembali ke fokus bahasan semula. Kolam yang saya buat saya pututskan berbentuk kotak saja. Agar jika usaha jual ikan koi saya sudah mulai meju saya bisa menambahkan beberapa kolam lagi untuk melebarkan potensi usaha saya. Dinding dinding dibuat dengan campuran batako yang dilekatkan dengan adonan pasir, semen dan air. Untuk bagian dasaran digunakan batu bata dan dilekatkan dengan adonan semen pasir. Usai membuat membuat kolam untuk ikan koi, saya biarkan dahulu hingga kering. Sayangnya cuaca sedang mendung, maklumlah ini kan juga salah satu dampak dari berkembangnya dunia zaman sekarang sehingga polusi terjadi dimana mana dan mengakibatkan pemanasana global. Dan dampak yang sedang dirasakan di Indonesia adalah cuaca yang tidak menentu kadang hujan kadang tiba tiba panas. Musim kemarau pun pernah terjadi sangat lama hingga menyebabkan beberapa kebakaran hutan di daerah daerah di hampir setengah wilayah Indonesia. Bahkan sempat diberitakan di televisi bahwa akibat kebakaran hutan di indonesia menyebar hingga ke negara tetangga seperti malaysia dan singapura. Para pelaku usaha jual ikan koi yang ada di singapura pun ada yang diberitakan merugi puluhan juta uang karena ikan ikan yang dibudi dayakan terkena dampak juga.

Kurang lebih selama tiga hari saya menunggu kerinya kolam ikan koi saya. Di hari kedua pengeringan sedang turun hujan jadi saya harus menutupi kolam agar tidak rusak oleh terpaan hujan deras yang berlangsung mulai pagi sampai sore hari tiada hentinya. Untuk menambah katahanan dan kekuatan dari kolam yang saya buat kata ayah saya perlu dilakukan penyiraman di setiap sisi kolam. Memang sih saya pernah melihat hal seperti ini dilakukan dalam pembangunan rumah yang bertingkat di desa saya. Saya sempat heran kenapa disiram nanti malah tidak kering kering eh rupanya itu bertujuan agar bangunan nya memiliki kekuatan yang sempurna.